Minggu, 17 Oktober 2021

Pantas Aja Susah Kaya, Ternyata 5 Hal Ini Masih Kamu lakukan

 

Sudah punya pekerjaan yang bagus dan penghasilan yang tinggi sekalipun gak jadi jaminan kamu bakal cepat tajir kok.
Di sisi lain, sudah merasa hidup hemat, tapi kenapa gaji di rekening sekadar lewat? Tenang, tarik napas dalam-dalam. Memang sulit menerima kenyataan, tapi besar kemungkinan ada masalah pada kebiasaanmu mengelola keuangan.
 
 
Siap siap..
ada hujan rejeki yang pastinya kamu tunggu-tunggu. Apalagi kalau bukan Hujan EmasTamasia..


Unduh Aplikasi Tamasia Bisa Dapat 0,2 Gram Emas Gratis
Peluncuran aplikasi Tamasia dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Pimpinan Daarul Quran Ustadz Yusuf Mansur, VP Marketing PT Antam Tbk Yosep Purnama. 
(Dokumen: Tamasia)


Download  Tamasia untuk memulai punya tabungan emas mulai dari Rp 10.000, Gratis biaya admin dan biaya simpan,  di bawah pengawasan Bappebti,  100% emas LM Antar. 

Pakai kode ini untuk memulai : ZU2N5XB

Aktifkan di
👇👇👇
https://app.tamasia.co.id/registration/?ref=ZU2N5XB

 

Mari akui sama-sama, apakah lima kebiasaan yang bikin susah kaya ini masih sering kamu lakukan?

Punya penghasilan besar harusnya membuatmu lebih mudah mapan. Namun, saat gaji naik, tabungan tetap stagnan. Tagihan kartu kredit sudah menanti. Boro-boro ada porsi buat investasi.

1. Gaji naik = gaya hidup naik

Kamu yang semula merasa nyaman memakai tas yang selama ini kamu pakai, mulai gatal ingin ganti Prada seperti milik teman-temanmu. Kamu yang biasanya betah ke kantor menggunakan ojek online, jadi malas keluar rumah kalau tidak pakai taksi.
Jika gaji naik selalu diikuti peningkatan gaya hidup, jangan berharap bisa segera kaya dan merdeka finansial.
Coba ingat-ingat, berapa kali kamu “ngopi cantik” di luar dalam seminggu? Apa yang kamu lakukan tiap libur akhir pekan?  Berapa kali kamu nambah daftar brand tas, sepatu, baju, atau gadget beberapa bulan belakangan ini?
Coba dievaluasi lagi gaya hidupmu. Sebisa mungkin, kenaikan gaji jangan diikuti juga dengan gaya hidup yang naik kelas. Kaya tapi sederhana malah lebih berkelas kok.
 


Dont Work For Money, Make Money Work For You - Robert Kiyosaki
 
EBOOK KOSTPRENEUR STRATEGY INVESTING

APA YANG AKAN ANDA PELAJARI DI EBOOK Kostpreneur Strategy Investing  :
All About Bisnis Kost 
Cara Mencari Bisnis Properti Kost Yang Profit 
Cara Mengelola Bisnis Properti Kost agar Autopilot
Cara Memasarkan Bisnis Properti Kost 
Problem Solving Bisnis Properti Kost 

DAFTAR ISI
Tak Kenal, Maka Tak Sayang
Maju Mundur Cantik Bisnis Kost
Aku Benci Hutang
Aku Bukan Superman
Menjaga Larisnya Bisnis Kost
Do & Don't Bisnis Kost
Banyak Jalan Menuju Roma
 

 


 

2. Terjebak dalam zona nyaman

Kamu sering menolak tawaran pekerjaan karena takut keluar dari zona nyaman? Atau menolak tanggung jawab tambahan karena malas keluar dari rutinitas? Akhirnya, kamu hanya melakukan hal yang sama tiap harinya, tanpa ada perkembangan yang berarti.
Zona nyaman memang bisa bikin banyak orang terbuai, tapi tanpa disadari banyak peluang yang terlewatkan dan hidup pun jadi terus jalan di tempat.

3. Takut mengambil risiko

Takut mengambil risiko adalah hal yang wajar. Ketakutan ini dapat berdampak baik karena membuatmu berhati-hati mengambil langkah, terutama dalam menempatkan uang.

Tapi, faktanya selalu ada resiko dalam segala hal, Tidak berani bersikap pun ada risikonya. Tak mengambil risiko karena takut jatuh miskin justru bisa jadi penyebab yang membuatmu susah kaya.
Contohnya, kamu yang masih takut berinvestasi akhirnya hanya mengandalkan penghasilan utama dan tabungan. Terkadang, alokasi uang investasi justru mengalir untuk pengeluaran konsumtif.
Salah satu cara ampuh untuk kurangi rasa takut adalah dengan memperdalam ilmu di bidang tersebut.
Contohnya, jika kamu masih ragu berinvestasi reksadana, cari informasi sebanyak-banyaknya mengenai produk investasi ini, serta lakukan diskusi dengan orang yang lebih berpengalaman. Dengan ilmu yang cukup, rasa takut akan terganti dengan kepercayaan diri.

4. Banyak mengambil cicilan

Punya penghasilan yang cukup kadang membuat kita merasa aman untuk mengambil banyak cicilan. Kita pikir toh akan mudah membayarnya dengan gaji bulanan. Tanpa sadar, terlalu banyak cicilan membuat kita kehabisan uang untuk menabung apalagi investasi.
Jika harus berutang, pastikan utang merupakan utang produktif atau utang yang dilakukan untuk menambah manfaat finansial. Contohnya, pinjaman uang yang dilakukan untuk suatu usaha.
Nah, laba usaha bisa digunakan untuk melunasi pinjaman tersebut. Setelah pinjaman lunas, keuntungan usaha tersebut pun bisa dinikmati.

5. Malas investasi skill

Selain uang, kamu juga perlu fokus berinvestasi untuk mengembangkan kemampuan diri atau skill. Caranya bisa dengan mempelajari hal baru lewat membaca buku memperluas jaringan, serta mengikuti berbagai seminar dan workshop. Jangan biarkan rutinitas harian kantor justru membuatmu gak berkembang.
Memiliki pekerjaan atau menjadi karyawan adalah sebuah berkah. Kamu gak perlu lagi terus-terusan sibuk cari kerja. Walau begitu, bukan berarti kamu bisa terlena dan jalan di tempat.
Terbuai dengan kenyamanan menjadi karyawan ditambah gengsi tinggi untuk terlihat tampak kaya justru dapat membuatmu susah kaya. Sebelum terlambat, yuk ubah kebiasaan dari sekarang..
 
 

Hasilkan Rupiah Cuma Dari Rumah Saja, Mau?

 

Tren belajar di era digital saat ini sudah berubah, terlebih ketika pandemi Covid-19 melanda dunia.

Belajar dari rumah saja sudah menjadi tuntutan & kebutuhan utama setiap orang.

Baik itu untuk pelajar, mahasiswa & siapa pun Anda yang sedang membutuhkan ilmu.

Dalam kondisi tersebut, apakah Anda bisa melihat ada PELUANG yang menggiurkan untuk mendapatkan income berlimpah?

Coba Anda renungkan, peluang apa yang bisa Anda jadikan sebagai sumber penghasilan baru?

Jika Anda jeli dan cermat, pasti Anda bisa melihat peluangnya. 

Salah satunya Anda bisa mendapatkan income & bahkan passive income dengan Memulai Bisnis Ini.

 


Apakah Anda Ingin Punya
Sumber Pendapatan Baru
Tapi Tidak Tahu Caranya?


 

Aset kripto atau cryptocurrency tengah berkembang pesat dan dinilai secara historis masuk fase bullish setiap kuartal IV. Mata uang digital ini terus bertumbuh baik dari segi nilai, jenis, maupun investornya. Kini aset kripto menjadi perhatian di berbagai negara dan investor. Namun, perlu diperhatikan analisis fundamental seperti investasi di saham tidak cocok diterapkan dalam berinvestasi di aset kripto. Berbeda dengan saham, masing-masing mata uang kripto diciptakan dengan latar belakang dan tujuan yang berbeda. Baca Juga : Bitcoin Naik ke Level Tertinggi dalam 5 Bulan! Terdongkrak Berita Hedge Fund Milik Soros Mengutip dari Yahoo Finance, Selasa (12/10/2021). berikut tujuh mata uang kripto yang dapat dipilih untuk dikoleksi.

Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul "7 Rekomendasi Aset Kripto Terbaik untuk Dibeli Jelang Akhir 2021", Klik selengkapnya di sini: https://market.bisnis.com/read/20211012/94/1453453/7-rekomendasi-aset-kripto-terbaik-untuk-dibeli-jelang-akhir-2021.
Author: Yuliana Hema
Editor : Farid Firdaus

Download aplikasi Bisnis.com terbaru untuk akses lebih cepat dan nyaman di sini:
Android: http://bit.ly/AppsBisniscomPS
iOS: http://bit.ly/AppsBisniscomIOS
Aset kripto atau cryptocurrency tengah berkembang pesat dan dinilai secara historis masuk fase bullish setiap kuartal IV. Mata uang digital ini terus bertumbuh baik dari segi nilai, jenis, maupun investornya. Kini aset kripto menjadi perhatian di berbagai negara dan investor. Namun, perlu diperhatikan analisis fundamental seperti investasi di saham tidak cocok diterapkan dalam berinvestasi di aset kripto. Berbeda dengan saham, masing-masing mata uang kripto diciptakan dengan latar belakang dan tujuan yang berbeda. Baca Juga : Bitcoin Naik ke Level Tertinggi dalam 5 Bulan! Terdongkrak Berita Hedge Fund Milik Soros Mengutip dari Yahoo Finance, Selasa (12/10/2021). berikut tujuh mata uang kripto yang dapat dipilih untuk dikoleksi. 1. Bitcoin (BTC) Saat ini, Bitcoin dapat dikategori sebagai aset kripto bluechip. Dalam 12 tahun sejak diluncurkan pada 2012, kapitalisasi pasar BTC menyentuh US$1 triliun. Selain itu eksistensi Bitcoin semakin meningkat ketika Tesla Inc. (TSLA) memborong BTC. Ditambah dengan keputusan El Salvador menjadikan BTC sebagai legal tender. Baca Juga : Mengenal Koin Kripto Shiba Inu, Mengapa Harganya Naik? 2. Ethereum (ETH) Koin yang satu ini dapat disebut sebagai saingan Bitcoin sebagai kripto bluechip. Ethereum mampu bertumbuh cepat di decentralized finance (DeFi) dan merebut pangsa pasar dari Bitcoin. Pada awal 2021, BTC menyumbang 70,7 persen dari pasar, sementara ETH hanya 10,8 persen. Namun, hingga Selasa (12/10/2021) ETH naik menyumbang 18 persen dan BTC 45,1 persen. 3. Solana (SOL) Pada 2021, Solana menjadi menjadi salah satu dari 10 aset kripto teratas berdasarkan kapitalisasi pasar. Sepanjang tahun berjalan, Solana melonjak dari US$1,51 menjadi $160. Peningkatan kapitalisasi pasar SOL didukung oleh biaya transaksi yang jauh lebih rendah dan Solana menawarkan kecepatan yang lebih cepat dibandingkan koin lainnya. 4. Axie Infinity Shards (AXS) Axie Infinity Shards merupakan salah satu koin yang dibangun di atas blockchain Ethereum. Berbeda dengan koin lainnya, Axie merupakan game blockchain yang terinspirasi dari game Pokemon. AXS memiliki peran sentral dalam ekosistem game. Axie menghadirkan opsi play-to-earn yang mampu menciptakan penggunaan yang berkelanjutan. Ditambah setiap karakter adalah token non-fungible (NFT) sendiri. 5. Cardano (ADA) Cardano memiliki kapitalisasi pasar terbesar ketiga setelah Bitcoin dan Ethereum. Uniknya, ADA diciptakan oleh salah satu pendiri Ethereum. Cardano juga menggunakan protokol proof-of-stake, dengan begini Cardo memberikan intensif kepada pengguna untuk membuat blok baru. 6. Binance Coin (BNB) Berdasarkan volume perdagangan Binance termasuk dalam pertukaran mata uang kripto. Awalnya Binance berada di blockchain Ethereum, tetapi BNB mulai membentuk blockchain sendiri. Sejak penawaran awal koin Bincane pada 2017, harga BNB telah melonjak dari 10 sen menjadi sekitar US$415. Kemudian, sepanjang tahun berjalan 2021 ini, koin tersebut sudah naik sekitar 1.000 persen. 7. Wilder World (WILD) Wilder World merupakan koin yang baru memulai debutnya pada Mei 2021. Meski begitu, investor dapat memanfaat WILD untuk berspekulasi dalam jumlah kecil. Namun, kekurangannya WILD belum memiliki rekam jejak seperti enam koin di atas. Selain itu, kapitalisasi pasar Wilder World berada di kisaran US$118 juta.

Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul "7 Rekomendasi Aset Kripto Terbaik untuk Dibeli Jelang Akhir 2021", Klik selengkapnya di sini: https://market.bisnis.com/read/20211012/94/1453453/7-rekomendasi-aset-kripto-terbaik-untuk-dibeli-jelang-akhir-2021.
Author: Yuliana Hema
Editor : Farid Firdaus

Download aplikasi Bisnis.com terbaru untuk akses lebih cepat dan nyaman di sini:
Android: http://bit.ly/AppsBisniscomPS
iOS: http://bit.ly/AppsBisniscomIOS
Aset kripto atau cryptocurrency tengah berkembang pesat dan dinilai secara historis masuk fase bullish setiap kuartal IV. Mata uang digital ini terus bertumbuh baik dari segi nilai, jenis, maupun investornya. Kini aset kripto menjadi perhatian di berbagai negara dan investor. Namun, perlu diperhatikan analisis fundamental seperti investasi di saham tidak cocok diterapkan dalam berinvestasi di aset kripto. Berbeda dengan saham, masing-masing mata uang kripto diciptakan dengan latar belakang dan tujuan yang berbeda. Baca Juga : Bitcoin Naik ke Level Tertinggi dalam 5 Bulan! Terdongkrak Berita Hedge Fund Milik Soros Mengutip dari Yahoo Finance, Selasa (12/10/2021). berikut tujuh mata uang kripto yang dapat dipilih untuk dikoleksi. 1. Bitcoin (BTC) Saat ini, Bitcoin dapat dikategori sebagai aset kripto bluechip. Dalam 12 tahun sejak diluncurkan pada 2012, kapitalisasi pasar BTC menyentuh US$1 triliun. Selain itu eksistensi Bitcoin semakin meningkat ketika Tesla Inc. (TSLA) memborong BTC. Ditambah dengan keputusan El Salvador menjadikan BTC sebagai legal tender. Baca Juga : Mengenal Koin Kripto Shiba Inu, Mengapa Harganya Naik? 2. Ethereum (ETH) Koin yang satu ini dapat disebut sebagai saingan Bitcoin sebagai kripto bluechip. Ethereum mampu bertumbuh cepat di decentralized finance (DeFi) dan merebut pangsa pasar dari Bitcoin. Pada awal 2021, BTC menyumbang 70,7 persen dari pasar, sementara ETH hanya 10,8 persen. Namun, hingga Selasa (12/10/2021) ETH naik menyumbang 18 persen dan BTC 45,1 persen. 3. Solana (SOL) Pada 2021, Solana menjadi menjadi salah satu dari 10 aset kripto teratas berdasarkan kapitalisasi pasar. Sepanjang tahun berjalan, Solana melonjak dari US$1,51 menjadi $160. Peningkatan kapitalisasi pasar SOL didukung oleh biaya transaksi yang jauh lebih rendah dan Solana menawarkan kecepatan yang lebih cepat dibandingkan koin lainnya. 4. Axie Infinity Shards (AXS) Axie Infinity Shards merupakan salah satu koin yang dibangun di atas blockchain Ethereum. Berbeda dengan koin lainnya, Axie merupakan game blockchain yang terinspirasi dari game Pokemon. AXS memiliki peran sentral dalam ekosistem game. Axie menghadirkan opsi play-to-earn yang mampu menciptakan penggunaan yang berkelanjutan. Ditambah setiap karakter adalah token non-fungible (NFT) sendiri. 5. Cardano (ADA) Cardano memiliki kapitalisasi pasar terbesar ketiga setelah Bitcoin dan Ethereum. Uniknya, ADA diciptakan oleh salah satu pendiri Ethereum. Cardano juga menggunakan protokol proof-of-stake, dengan begini Cardo memberikan intensif kepada pengguna untuk membuat blok baru. 6. Binance Coin (BNB) Berdasarkan volume perdagangan Binance termasuk dalam pertukaran mata uang kripto. Awalnya Binance berada di blockchain Ethereum, tetapi BNB mulai membentuk blockchain sendiri. Sejak penawaran awal koin Bincane pada 2017, harga BNB telah melonjak dari 10 sen menjadi sekitar US$415. Kemudian, sepanjang tahun berjalan 2021 ini, koin tersebut sudah naik sekitar 1.000 persen. 7. Wilder World (WILD) Wilder World merupakan koin yang baru memulai debutnya pada Mei 2021. Meski begitu, investor dapat memanfaat WILD untuk berspekulasi dalam jumlah kecil. Namun, kekurangannya WILD belum memiliki rekam jejak seperti enam koin di atas. Selain itu, kapitalisasi pasar Wilder World berada di kisaran US$118 juta.

Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul "7 Rekomendasi Aset Kripto Terbaik untuk Dibeli Jelang Akhir 2021", Klik selengkapnya di sini: https://market.bisnis.com/read/20211012/94/1453453/7-rekomendasi-aset-kripto-terbaik-untuk-dibeli-jelang-akhir-2021.
Author: Yuliana Hema
Editor : Farid Firdaus

Download aplikasi Bisnis.com terbaru untuk akses lebih cepat dan nyaman di sini:
Android: http://bit.ly/AppsBisniscomPS
iOS: http://bit.ly/AppsBisniscomIOS
Ilustrasi Mata Uang Kripto Bitcoin - Antara Ilustrasi Mata Uang Kripto Bitcoin - Antara Bisnis.com, JAKARTA – Aset kripto atau cryptocurrency tengah berkembang pesat dan dinilai secara historis masuk fase bullish setiap kuartal IV. Mata uang digital ini terus bertumbuh baik dari segi nilai, jenis, maupun investornya. Kini aset kripto menjadi perhatian di berbagai negara dan investor. Namun, perlu diperhatikan analisis fundamental seperti investasi di saham tidak cocok diterapkan dalam berinvestasi di aset kripto. Berbeda dengan saham, masing-masing mata uang kripto diciptakan dengan latar belakang dan tujuan yang berbeda. Baca Juga : Bitcoin Naik ke Level Tertinggi dalam 5 Bulan! Terdongkrak Berita Hedge Fund Milik Soros Mengutip dari Yahoo Finance, Selasa (12/10/2021). berikut tujuh mata uang kripto yang dapat dipilih untuk dikoleksi. 1. Bitcoin (BTC) Saat ini, Bitcoin dapat dikategori sebagai aset kripto bluechip. Dalam 12 tahun sejak diluncurkan pada 2012, kapitalisasi pasar BTC menyentuh US$1 triliun. Selain itu eksistensi Bitcoin semakin meningkat ketika Tesla Inc. (TSLA) memborong BTC. Ditambah dengan keputusan El Salvador menjadikan BTC sebagai legal tender. Baca Juga : Mengenal Koin Kripto Shiba Inu, Mengapa Harganya Naik? 2. Ethereum (ETH) Koin yang satu ini dapat disebut sebagai saingan Bitcoin sebagai kripto bluechip. Ethereum mampu bertumbuh cepat di decentralized finance (DeFi) dan merebut pangsa pasar dari Bitcoin. Pada awal 2021, BTC menyumbang 70,7 persen dari pasar, sementara ETH hanya 10,8 persen. Namun, hingga Selasa (12/10/2021) ETH naik menyumbang 18 persen dan BTC 45,1 persen. 3. Solana (SOL) Pada 2021, Solana menjadi menjadi salah satu dari 10 aset kripto teratas berdasarkan kapitalisasi pasar. Sepanjang tahun berjalan, Solana melonjak dari US$1,51 menjadi $160. Peningkatan kapitalisasi pasar SOL didukung oleh biaya transaksi yang jauh lebih rendah dan Solana menawarkan kecepatan yang lebih cepat dibandingkan koin lainnya. 4. Axie Infinity Shards (AXS) Axie Infinity Shards merupakan salah satu koin yang dibangun di atas blockchain Ethereum. Berbeda dengan koin lainnya, Axie merupakan game blockchain yang terinspirasi dari game Pokemon. AXS memiliki peran sentral dalam ekosistem game. Axie menghadirkan opsi play-to-earn yang mampu menciptakan penggunaan yang berkelanjutan. Ditambah setiap karakter adalah token non-fungible (NFT) sendiri. 5. Cardano (ADA) Cardano memiliki kapitalisasi pasar terbesar ketiga setelah Bitcoin dan Ethereum. Uniknya, ADA diciptakan oleh salah satu pendiri Ethereum. Cardano juga menggunakan protokol proof-of-stake, dengan begini Cardo memberikan intensif kepada pengguna untuk membuat blok baru. 6. Binance Coin (BNB) Berdasarkan volume perdagangan Binance termasuk dalam pertukaran mata uang kripto. Awalnya Binance berada di blockchain Ethereum, tetapi BNB mulai membentuk blockchain sendiri. Sejak penawaran awal koin Bincane pada 2017, harga BNB telah melonjak dari 10 sen menjadi sekitar US$415. Kemudian, sepanjang tahun berjalan 2021 ini, koin tersebut sudah naik sekitar 1.000 persen. 7. Wilder World (WILD) Wilder World merupakan koin yang baru memulai debutnya pada Mei 2021. Meski begitu, investor dapat memanfaat WILD untuk berspekulasi dalam jumlah kecil. Namun, kekurangannya WILD belum memiliki rekam jejak seperti enam koin di atas. Selain itu, kapitalisasi pasar Wilder World berada di kisaran US$118 juta.

Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul "7 Rekomendasi Aset Kripto Terbaik untuk Dibeli Jelang Akhir 2021", Klik selengkapnya di sini: https://market.bisnis.com/read/20211012/94/1453453/7-rekomendasi-aset-kripto-terbaik-untuk-dibeli-jelang-akhir-2021.
Author: Yuliana Hema
Editor : Farid Firdaus

Download aplikasi Bisnis.com terbaru untuk akses lebih cepat dan nyaman di sini:
Android: http://bit.ly/AppsBisniscomPS
iOS: http://bit.ly/AppsBisniscomIOS
Ilustrasi Mata Uang Kripto Bitcoin - Antara Ilustrasi Mata Uang Kripto Bitcoin - Antara Bisnis.com, JAKARTA – Aset kripto atau cryptocurrency tengah berkembang pesat dan dinilai secara historis masuk fase bullish setiap kuartal IV. Mata uang digital ini terus bertumbuh baik dari segi nilai, jenis, maupun investornya. Kini aset kripto menjadi perhatian di berbagai negara dan investor. Namun, perlu diperhatikan analisis fundamental seperti investasi di saham tidak cocok diterapkan dalam berinvestasi di aset kripto. Berbeda dengan saham, masing-masing mata uang kripto diciptakan dengan latar belakang dan tujuan yang berbeda. Baca Juga : Bitcoin Naik ke Level Tertinggi dalam 5 Bulan! Terdongkrak Berita Hedge Fund Milik Soros Mengutip dari Yahoo Finance, Selasa (12/10/2021). berikut tujuh mata uang kripto yang dapat dipilih untuk dikoleksi. 1. Bitcoin (BTC) Saat ini, Bitcoin dapat dikategori sebagai aset kripto bluechip. Dalam 12 tahun sejak diluncurkan pada 2012, kapitalisasi pasar BTC menyentuh US$1 triliun. Selain itu eksistensi Bitcoin semakin meningkat ketika Tesla Inc. (TSLA) memborong BTC. Ditambah dengan keputusan El Salvador menjadikan BTC sebagai legal tender. Baca Juga : Mengenal Koin Kripto Shiba Inu, Mengapa Harganya Naik? 2. Ethereum (ETH) Koin yang satu ini dapat disebut sebagai saingan Bitcoin sebagai kripto bluechip. Ethereum mampu bertumbuh cepat di decentralized finance (DeFi) dan merebut pangsa pasar dari Bitcoin. Pada awal 2021, BTC menyumbang 70,7 persen dari pasar, sementara ETH hanya 10,8 persen. Namun, hingga Selasa (12/10/2021) ETH naik menyumbang 18 persen dan BTC 45,1 persen. 3. Solana (SOL) Pada 2021, Solana menjadi menjadi salah satu dari 10 aset kripto teratas berdasarkan kapitalisasi pasar. Sepanjang tahun berjalan, Solana melonjak dari US$1,51 menjadi $160. Peningkatan kapitalisasi pasar SOL didukung oleh biaya transaksi yang jauh lebih rendah dan Solana menawarkan kecepatan yang lebih cepat dibandingkan koin lainnya. 4. Axie Infinity Shards (AXS) Axie Infinity Shards merupakan salah satu koin yang dibangun di atas blockchain Ethereum. Berbeda dengan koin lainnya, Axie merupakan game blockchain yang terinspirasi dari game Pokemon. AXS memiliki peran sentral dalam ekosistem game. Axie menghadirkan opsi play-to-earn yang mampu menciptakan penggunaan yang berkelanjutan. Ditambah setiap karakter adalah token non-fungible (NFT) sendiri. 5. Cardano (ADA) Cardano memiliki kapitalisasi pasar terbesar ketiga setelah Bitcoin dan Ethereum. Uniknya, ADA diciptakan oleh salah satu pendiri Ethereum. Cardano juga menggunakan protokol proof-of-stake, dengan begini Cardo memberikan intensif kepada pengguna untuk membuat blok baru. 6. Binance Coin (BNB) Berdasarkan volume perdagangan Binance termasuk dalam pertukaran mata uang kripto. Awalnya Binance berada di blockchain Ethereum, tetapi BNB mulai membentuk blockchain sendiri. Sejak penawaran awal koin Bincane pada 2017, harga BNB telah melonjak dari 10 sen menjadi sekitar US$415. Kemudian, sepanjang tahun berjalan 2021 ini, koin tersebut sudah naik sekitar 1.000 persen. 7. Wilder World (WILD) Wilder World merupakan koin yang baru memulai debutnya pada Mei 2021. Meski begitu, investor dapat memanfaat WILD untuk berspekulasi dalam jumlah kecil. Namun, kekurangannya WILD belum memiliki rekam jejak seperti enam koin di atas. Selain itu, kapitalisasi pasar Wilder World berada di kisaran US$118 juta.

Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul "7 Rekomendasi Aset Kripto Terbaik untuk Dibeli Jelang Akhir 2021", Klik selengkapnya di sini: https://market.bisnis.com/read/20211012/94/1453453/7-rekomendasi-aset-kripto-terbaik-untuk-dibeli-jelang-akhir-2021.
Author: Yuliana Hema
Editor : Farid Firdaus

Download aplikasi Bisnis.com terbaru untuk akses lebih cepat dan nyaman di sini:
Android: http://bit.ly/AppsBisniscomPS
iOS: http://bit.ly/AppsBisniscomIOS